Proses pencarian diperpanjang tiga hari dari sebelumnya selama tujuh hari terhitung Senin (29/10) lalu.
Sekitar pukul 8 pagi tadi (Selasa, 6/11), KRI Banjarmasin-592 lepas jangkar dari dermaga JICT 2 Tanjung Priok, Jakarta Utara menuju perairan lepas Tanjung Pakis, Karawang, Jawa Barat.
"Nggak usah khawatir, tiap hari ke laut cek gimana. Setelah kita analisa masih ada. Jadi perpanjang sampai besok," tutur Kepala Badan SAR Nasional, Marsekal Madya TNI Muhammad Syaugi yang terlihat berbincang dengan salah seorang keluarga korban.
Syaugi tampak berusaha meyakinkan dan menenangkan pihak keluarga agar tidak cemas. Raut wajah mereka perlahan melunak begitu tahu proses pencarian tetap dilanjutkan.
Syaugi menjelaskan, proses pencarian diperpanjang karena pada hari ketujuh, ditemukan banyak potongan tubuh korban di sekitar lokasi.
"Menemukan korban di pesisir Tanjung Pakis. Itu 20 kantong, tadi malam 17 kantong," bebernya.
[wid]
BERITA TERKAIT: