Bantuan Medis Dan Logistik Untuk Korban Gempa Lombok

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Jumat, 24 Agustus 2018, 20:15 WIB
Bantuan Medis Dan Logistik Untuk Korban Gempa Lombok
Korban Gempa Lombok/Net
rmol news logo . Gempa yang mengguncang Lombok, Nusa Tenggara Baarat, berkekuatan 7,0 SR tiga pekan lal disertai gempa susulan dalam frekuensi yang cukup intens telah menimbulkan kerusakan berbagai sarana umum, bangunan rumah dan pertokoan. Data Satgas Penanganan Darurat Bencana Gempa Lombok, Kamis (23/8) tercatat 555 korban meninggal dunia dan 390.529 jiwa penduduk mengungsi.

Proses evakuasi dan rehabilitasi korban yang tersebar di Lombok Utara, Lombok Barat, Lombok Timur, Lombok Tengah, dan Kota Mataram hingga kini terus berjalan dengan dukungan dari Pemerintah Pusat, BNPB, Kementerian/Lembaga dan PMI serta organisasi kemanusiaan lainnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lombok Barat, Rachman Sahnan Putra mengatakan kondisi masyarakat pasca gempa mengalami trauma dan sebagian besar terkena penyakit Inspeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) dan Diare.

"Tenaga medis dari tim dokter di Lombok Barat masih terbatas, termasuk tenaga psikolog untuk trauma healing juga masih kekurangan di sini. Sehingga bantuan utama yang saat ini dibutuhkan adalah proses konstruksi manusianya yaitu dengan penanganan kebutuhan medis dan psikologisnya serta logistik untuk kebutuhan sehari-hari," kata Rachman, Jumat (24/8).

Sementara itu, Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi Nasional (LPJKN) dan Provinsi Nusa Tenggara Barat (LPJKP NTB) telah mengirimkan bantuan medis, paramedis, dan logistik untuk 1000 korban Gempa Lombok 10 sampai 14 Agustus 2018 lalu .

"Tim medis yang dikirimkan yaitu lima personel dokter umum dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), satu personel trauma healer dan obat-obatan untuk korban gempa Lombok. Bantuan ini diberikan oleh LPJK dengan melihat dan mendata kebutuhan masyarakat korban gempa secara langsung di Lombok Barat dan Lombok Utara," ujar Ketua LPJKP NTB, Siti Nurul Hijah.

Siti berharap, bantuan tersebut bisa tepat guna dan tepat sasaran agar mampu menjamin berlangsungnya pemulihan kondisi kesehatan masyarakat dan traumatic pada anak-anak di Lombok.

Selain itu, lanjut Siti, tim medis dari LPJKN juga menggelar bakti sosial berupa pemeriksaan kesehatan, pemberian obat, dan trauma healing anak-anak dengan bernyanyi dan menggambar di Desa Dopang, Kecamatan Gunung Sari, Desa Selat dan Desa Bungun Jati, Kecamatan Narmada Kabupaten Lombok Barat serta Dusun Karanglangu Desa Tanjung, Kecamatan Tanjung Kabupaten Lombok Utara.

"Penentuan lokasi tersebut atas koordinasi dan arahan dari Kepala Dinas Kesehatan setempat dengan melihat tingkat urgenitas kebutuhan dari para korban gempa Lombok," pungkas Nunung, sapaan akrab Siti. [lov]


Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA