Dukungan itu disampaikan langsung perwakilan AIIGS yang dalam bahasa Indonesia berarti Kemitraan Australia Indonesia untuk Infratruktur (KIIAT) ke Walikota Makassar Moh. Ramdhan 'Danny' Pomanto, Rabu (18/7).
KIIAT berencana membantu mempercepat investasi publik infrastruktur penting dengan menyediakan keahlian teknis dalam perencanaan, desain, pemeliharaan, dan penilaian dampak lingkungan untuk mempermudah dalam memberikan proyek infrastruktur dan meningkatkan keberlanjutan jangka panjang.
Danny Pomanto menyambut baik dukungan itu. Apalagi, program dimana program sanitasi telah berjalan lama di Kota Makassar.
“Kami terus berupaya menggenjot perbaikan perilaku masyarakat untuk tetap hidup sehat dan telah dimulai dari pembenahan lorong," ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, Rabu (18/7).
Kota Makassar memang sudah cukup maju dalam hal sanitasi. Meski begitu, Danny mengaku masih akan menerima setiap bantuan yang datang karena program itu belum mencapai 100 persen.
Pemkot Makassar mendukung berbagai pendekatan perbaikan sanitasi, termasuk penyediaan infrastruktur utama.
Dia berharap pembangunan infrastruktur utama itu bisa diimbangi dengan pemahaman yang bisa mengubah perilaku hidup masyarakat.
"Karena untuk bisa bersanitasi yang baik perlu perilaku hidup bersih dan sehat yang terus kita upayakan dengan berbagai cara," pungkasnya.
[ian]
BERITA TERKAIT: