Hal itu disampaikan oleh Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip Kamis, 19 Maret 2026.
Di tengah lonjakan konsumsi menjelang arus mudik Lebaran, Lilik menegaskan pasokan BBM, terutama Pertamax Turbo, tetap aman dan terkendali.
“Pertamina memastikan stok Pertamax Turbo di Makassar dalam kondisi aman dan distribusi berjalan lancar, meskipun terjadi peningkatan konsumsi akibat arus mudik. Kami telah mengantisipasi hal ini dengan menambah pasokan dan memperkuat distribusi di lapangan,” ujarnya.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap bijak dalam membeli BBM dan tidak melakukan pembelian berlebihan.
“Kami mengajak masyarakat untuk tetap tenang dan tidak melakukan panic buying. Pertamina berkomitmen menjaga pasokan energi agar tetap terpenuhi dengan baik selama periode Ramadan dan Idulfitri,” tambahnya.
Berdasarkan data monitoring hingga pukul 12.00 WITA, stok Pertamax Turbo di sejumlah SPBU di Makassar berada pada kisaran 3.500 hingga 10.200 liter per SPBU.
Selain itu, suplai tambahan terus disalurkan, termasuk pengiriman dari Fuel Terminal Parepare untuk menjaga stabilitas distribusi di lapangan.
Peningkatan konsumsi BBM mulai terlihat seiring meningkatnya aktivitas masyarakat yang melakukan perjalanan mudik.
Tren tahunan ini telah diantisipasi oleh Pertamina melalui penguatan distribusi serta penambahan pasokan di wilayah dengan permintaan tinggi.
Wilayah penyangga seperti Maros juga mencatatkan stok relatif tinggi, yakni di atas 10.200 liter per SPBU. Keberadaan stok di daerah penyangga ini berfungsi sebagai buffer supply guna mengantisipasi lonjakan kebutuhan di Makassar.
BERITA TERKAIT: