Istri Derek, Lucy Marlina mengatakan buku yang ditulis oleh almarhum suaminya berisi kenangan dengan pria yang akrab disapa Bamsoet itu.
"Betul, betul sedang menulis buku, bentuknya seperti kenangan dia terhadap Pak Bambang sebagai adik di mata almarhum," kata Lucy kala ditemui wartawan
Kantor Berita Politik RMOL di Rumah Duka, RS Fatmawati, Jakarta Selatan, Minggu siang (27/5).
Ia juga mengaku buku tersebut belum selesai ditulis oleh Derek. Namun, Lucy membeberkan besar harapan Derek kepada Bamsoet untuk menjadi sosok yang lebih besar dari sekarang.
"Ya memang terakhir ini memang almarhum sangat fokus sama pak Bambang bahkan sampai katanya kepengen bahasanya dia ya 'gue pengen adik gue yang satu ini nggak hanya berhasil sebagai Ketua DPR tapi gue pengen dia jadi sesuatu' tapi ternyata cita-citanya cukup sampai disini," papar Lucy dengan suara yang bergetar.
Derek Manangka menghembuskan nafas terakhirnya pada Sabtu pagi kemarin (26/5) sekitar pukul 10.00 WIB, di Rumah Sakit Umum Zahirah, Jalan Sirsak No. 21, Jagakarsa, Jakarta Selatan.
Di
Kantor Berita Politik RMOL, Derek Manangka pria asal Manado, Sulawesi Utara (9 Agustus 1950) itu aktif menulis di kolom Catatan Tengah.
[fiq]
BERITA TERKAIT: