"Jadi nanti kami yang kawal, semisal ada fasilitas atau layanan di pemerintahan yang tidak ramah difabel," kata Kepala Dinas Sosial Kota Semarang, Tommy Yarmawan Said seperti dikutip
RMOL Jateng, Kamis (25/5).
Ia menyatakan saat ini tim tersebut sedang menyusun program kerja untuk bergerak. Menurutnya, hal itu merupakan salah satu perwujudan kepedulian pemkot pada difabel.
Selain itu, Tommy juga menambahkan sudah membentuk Himpunan Masyarakat Inklusi Kota Semarang. Kemudian, pihaknya juga berinisiatif membentuk kartu difabel.
"Namun sayang belum ada payung hukumnya, jadi kalau mau mengalokasikan bantuan belum bisa (kartu difabel)," tukasnya.
[ian]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: