Asisten Sekretaris Daerah Bidang Pembangunan dan Lingkungan Hidup, Gamal Sinurat menjelaskan, saat ini pihaknya tengah melakukan penelitian tentang penyebab kebocoran gas tersebut.
"Soalnya kebocoran tersebut diketahui dan ditangani oleh konstruktor lapangan jadi harus kumpulin data dulu," ujar dia saat dikontak
Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (16/3).
Selain itu, lanjut dia, Pemprov DKI juga tengah menyiapkan master plan guna mencegah hal itu terulang.
"Kebijakan pemprov DKI Jakarta yang baru dalam mengantisipasi hal serupa dikemudian hari adalah dengan membuat masterplan dengan instasi terkait, ini baru mau tahap awal," terang Gamal.
Selanjutnya, Pemprov DKI juga akan mengumpulkan perwakilan Perusahan Gas Negara, Telkom dan perusahaan untuk bersama-sama membuat masterplan Jakarta. Sehingga, hubungan yang satu dengan yang lain jadi jelas dan sinkron.
"Kami kumpulkan data semua instasi dari berbagai pihak yang mengelola utilitas. Dalam hal ini Telkom, PGN, dan kontraktor pembangunan terkait harus duduk bersama," demikian Gamal.
[sam]
BERITA TERKAIT: