CFD Palembang Bikin Macet Parah, Mendesak Dievaluasi

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/widodo-bogiarto-1'>WIDODO BOGIARTO</a>
LAPORAN: WIDODO BOGIARTO
  • Senin, 13 April 2026, 16:32 WIB
CFD Palembang Bikin Macet Parah, Mendesak Dievaluasi
Warga Kota Palembang memanfaatkan pelaksanaan uji coba Car Free Day (CFD). (Foto: RMOLSumsel)
rmol news logo Walikota Palembang, Ratu Dewa bergerak cepat mengevaluasi pelaksanaan uji coba Car Free Night (CFN) dan Car Free Day (CFD) yang digelar akhir pekan lalu.

Evaluasi dilakukan menyusul banyaknya kritik masyarakat, khususnya terkait kemacetan lalu lintas.

Dalam rapat bersama jajaran Pemkot Palembang, kepolisian, dan instansi terkait, Ratu Dewa menyoroti belum optimalnya pengaturan lalu lintas saat CFD berlangsung.

Penutupan jalur sepanjang 2,8 kilometer, termasuk di kawasan Jembatan Ampera, dinilai memicu kepadatan parah di sejumlah titik seperti Musi 4 dan Musi 6.

“Dari pantauan dan laporan warga, terjadi kemacetan panjang karena kurangnya petugas di titik alternatif. Ini harus menjadi perhatian serius,” kata Ratu dikutip dari RMOLSumsel, Senin 13 April 2026.

Ia juga menilai penempatan personel Dinas Perhubungan belum merata, karena sebagian besar petugas hanya difokuskan di area utama CFD.

Ke depan, Ratu meminta pengaturan lalu lintas diperbaiki dengan menempatkan petugas di titik-titik rawan kemacetan serta memperjelas rambu-rambu.

Ratu Dewa memastikan uji coba CFD akan kembali dilakukan pekan depan dengan sejumlah perbaikan, sementara rencana peluncuran resmi yang semula dijadwalkan 19 April 2026 ditunda hingga evaluasi dinilai matang.

Selain CFD, pelaksanaan CFN juga tak luput dari perhatian. Meski dinilai berjalan cukup baik, sejumlah catatan masih ditemukan, terutama terkait pengelolaan sampah dan fasilitas pendukung.


“Ini bukan sekadar evaluasi, tapi komitmen kami untuk menghadirkan ruang publik yang aman, nyaman, dan bermanfaat,” pungkas Ratu. rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA