Sabtu (17/2), jenazah Adelina Lisao tiba di kampung halamannya disambut isak tangis keluarga. Adelina yang tewas karena disiksa majikan tempatnya bekerja bukan hanya membawa kesedihan bagi keluarga, tapi masyarakat Indonesia.
Dubes Rusdi Kirana tidak menerima atas kejadian yang terjadi, menurutnya kejadian pada Adelina Lisao merupakan tragedi kemanusiaan. Hal ini membuatnya menginginkan adanya moratorium TKI sektor rumah tangga kepada Malaysia.
"Peristiwa ini (Adelina) merupakan traÂgedi kemanusiaan yang sangat menyayat hati. Sudah waktunya kita melakukan moratorium pengiriman TKI ke Malaysia, khususnya pekerja sektor rumah tangga," katanya melalui keterangan tertulisnya.
Usulan juga akan disampaikan Dubes Rusdi kepada Presiden RI Joko Widodo. Hal ini disampaikannya untuk membuka kembali langkah-langkah dan kesepakatan baru mengenai perlindungan para pekerja yang lebih baik dari peristiwa yang memÂbuat banyak pihak menyayangkan.
"Saya akan sampaikan langsung usulan moratorium ini kepada Presiden. Moratorium diperlukan untuk berikan kesempatan kepada kedua negara memÂperbaiki tata kelola pengiriman dan meÂnegosiasikan ulang perjanjian yang lebih melindungi TKI," kata mantan anggota Dewan Pertimbangan Presiden ini.
Selain Rusdi Kirana, warga dunia maya juga ikut menyuarakan moratorium TKI. "Ya mending moratorium dulu sudah berkali-kali kejadian TKI jadi korban peÂnyiksaan di malaysia @jokowi," cuit akun @yuanbowo. "Setuju pak Dubes, semoga segera tidak ada lagi pengiriman TKW keÂluar negeri," sahut akun @LunaMocha.
"Pemerintah perlu moratorium TKI ke Malaysia & review MOURI-Malaysia," ujar akun @Tim_Pgbn. "Moratorium Pengiriman TKI ke Malaysia akankah menjadi posisi taÂwar terhadap TKI kita menjadi semakin kuat?" kata akun @kancantaradio.
"Ayo pak @jokowi_do2 lanjutkan moraÂtorium tki ke malaysia & ciptakan lapangan kerja sebayak-banyaknya di seluruh tanah air, jangan blusukan terus," cuit akun @ yudha4efah.
"Sebaiknya tki jangan dikirim lagi, cukup sudah kirim tki yang berpendidikan saja," kata akun @YusufSa71581232.
"TKI meninggal di Malaysia akibat perlakuan biadab. Sudah waktunya pemerÂintah merevisi aturan pengiriman TKI ..." kecam akun @TaufikDarusman6.
"Betul itu, begitu juga baiknya tak lagi mengirim tki ke Malaysia atau mana pun negara..." ujar akun @dkarhita.
"Sejak dulu masalah ini hanya berulang seperti arisan. Solusinya STOP KIRIM TKI KE MALAYSIA," dukung akun @fajaralam3. "Sudah stop pengiriman ...TKI ...Derita memilukan dan Martabat Bangsa RI diinjak injak," timpal akun @ AbdulHa66625020.
"Mau sampai kapan kita kirim warga negara kita sendiri untuk dibantai di negeri orang pak @jokowi. Pak @hanifdhakiri ? Mana perlindungan negara? Stop ekspor TKI pak kalau mereka tidak terlindungi," ujar akun @elyas_dj.
Meskipun baru sebatas ancaman, namun ancaman moratorium ini membuat kekhaÂwatiran Malaysia. Wakil Perdana Menteri Malaysia Datuk Seri Ahmad Zahid Hamidi merespons mengenai moratorium yang menurutnya akan merugikan kedua negara jika benar dilaksanakan.
"Kami sangat menyesal jika media melaporkan tentang Indonesia yang berÂniat menghentikan pengiriman pekerja rumah tangga ke Malaysia karena kasus pelecehan pembantu (Adelina) yang terisolasi itu benar," ucapnya dilansir
Channelnewsasia, kemarin (18/2).
Bukan hanya menyesalkan kejadian yang terjadi, Wakil PM Malaysia tersebut juga mengungkapkan akan melakukan pertemuan dalam waktu dekat dengan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Hanif Dhakiri. Pertemuan menurutnya untuk mencari titik temu dalam usulan yang sedang digaungkan.
"Kami akan melihat kembali kesepakatan antara pengusaha dan karyawan, jika ada kekurangan dalam peraturan, kami akan melakukan review termasuk di SOP (
Standard Operating Procedures)," tutupnya. ***
BERITA TERKAIT: