Bupati Tabanan Bali, Ni Putu Eka Wiryastuti mengatakan pihaknya mendapatkan pinjaman maksimal Rp 201 miliar dari PT SMI untuk pembangunan Rumah Sakit Unit Daerah (RSUD). Jangka waktu peminjaman yang diberikan adalah 8 tahun dengan suku bunga pinjaman sebesar 0,75 persen.
"Kami memohon doa restu dalam pembangunan RSUD bertaraf Internasional di Tabanan bisa berjalan lancar dan dana yang dipinjam dapat dikembalikan tepat waktu," kata Bupati Eka melalui siaran pers yang diterima redaksi, Sabtu (30/12).
Eka menjelaskan, setelah terlaksan program perbaikan jalan di Tabanan, pembangunan RSUD merupakan program untuk menyejahterakan masyarakat. Pasalnya, selain menjadi sarana atau aksi sosial untuk masyarakat, RS juga bisa meningkatkan PAD daerah.
"Karena RSUD yang akan kami bangun ini juga melayani pasien BPJS dengan standar rumah sakit internasional seperti general check up skala negara Singapure," kata Eka.
Ditambahkan, pemerintah terus mendukung penertiban instrumen pembiayaan baru guna mendanai proyek-proyek infrastruktur. Mulai dari sekuritisasi aset, dan pengoptimalan pinjaman daerah lewat BUMN dalam hal ini PT SMI. Pada Tahun 2017 PT SMI juga terus berusaha memperbaiki dan mempermudah tiap-tiap daerah yang ingin melakukan peminjaman untuk meningkatkan sarana infrastruktur dan pelayanan publik.
Sementara itu, Direktur Utama PT SMI Emma Sri Martini mengatakan rogram peminjaman juga melibatkan Kementerian Keungan RI dan Kementerian Kordinator Perekonomian RI agar proses peminjaman dari tiap-tiap daerah bisa dipermudah dan dipercepat.
"Tujuannya agar efektivitas dari pembangunan infrastruktur dan pelayanan publik di daerah yang melakukan peminjaman dapat segera terlaksana. Untuk itu diperlukan juga kerjasama anggota DPRD tiap daerah dengan Pemkab agar terlaksananya proses peminjaman," demikian Emma.
[rus]
BERITA TERKAIT: