Sejak hari Jumat kemarin, telah disiapkan pasukan berkekuatan 1 Satuan Setingkat Kompi (SSK) dari Batalyon Zipur 10 Kostrad yang dipimpin langsung oleh Komandan Batalyon Mayor Czi Bayu Kurniawan.
Sebelum pemberangkatan Satgas ini, dilaksanakan upacara pemberangkatan tugas, sekaligus melakukan kegiatan penciuman Tunggul Batalyon sebagai tradisi melepas satuan yang akan berangkat melaksanakan tugas.
Dalam amanatnya, Komandan Batalyon menyampaikan bahwa Batalyon Zipur 10 nantinya harus dapat memberikan sumbangsih yang terbaik untuk membantu masyarakat yang terkena dampak bencana di Bima.
"Jadikan tugas ini sebagai kehormatan sebagai bentuk pengabdian prajurit Yon Zipur 10 kepada masyarakat dan Negara Kesatuan Republik Indonesia, sekaligus wujud kemanunggalan TNI-Rakyat," kata Komandan Batalyon dalam keterangannya, Rabu (4/1).
Selain itu Bayu juga berpesan kepada seluruh prajurit terus menjaga motivasi dan kesehatan sehingga selamat sampai akhir penugasan hingga kembali lagi ke kesatuan.
Penugasan kali ini Yon Zipur 10 Kostrad menyiapkan dan membawa berbagai peralatan dan perlengkapan dalam mendukung tugas melaksanakan rehabilitasi pasca bencana di wilayah Bima NTB, diantaranya Dump Truck 15 unit, Backhoe Loader 5 unit, Excavator 5 unit, Self Loader 2 unit, Reservor Osmosis 1 unit, Forklif 1 unit, dan Crane Cargo 1 unit.
Di samping membawa kendaraan dan alat berat, Yon Zipur 10 Kostrad juga menyiapkan peralatan lainnya seperti peralatan pendukung dan peralatan yang digunakan untuk tim maupun perorangan.
Satuan ini akan melaksanakan tugas rehabilitasi dan rekonstruksi terhadap sarana dan prasarana sosial masyarakat yang rusak akibat terjangan banjir bandang di hampir seluruh wilayah Bima NTB.
[rus]
BERITA TERKAIT: