"Gempa tidak berpotensi tsunami. Sumber gempa berasal dari subduksi pertemuan lempang Hindia Australia dan Eurasia," kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, Jumat (30/12).
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan gempa Mag: 6.6 SR, telah terjadi pukul 05.30 WIB, Jumat (30/12). Hipocenter pada koordinat 9.37 LS,118.63 BT (59 km Barat Laut Sumbawa Barat Daya Provinsi NTT) dengan kedalaman 91 km.
Posko BNPB telah mengkonfirmasi dampak gempa. Gempa dirasakan sedang hingga kuat di Kota Bima, Sumbawa, Sumbawa Barat, Praya, Lombok, Kota Mataram hingga Bali.
Hingga saat ini belum ada laporan korban jiwa dan kerusakan bangunan. BPBD masih terus melakukan pemantauan.
"Info mutakhir akan disampaikan segera jika ada laporan dari lapangan," ungkap Sutopo.
Masyarakat dihimbau untuk selalu waspada. Respon terbaik saat merasakan gempa adalah keluar rumah atau bangunan secepatnya dan berkumpul di tempat yang aman.
[rus]
BERITA TERKAIT: