Ratusan kaum nahdhiyyin dan ustadz serta ustadzah se-DKI Jakarta hadir meramaikan acara yang diselenggarakan di Wisma Antara, Jalan Merdeka Selatan No 17, Jakarta Pusat.
Adapun tokoh yang hadir antara lain Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnaman, Rais Syuriah PBNU KH. Masdar Farid Mas’udi dan KH. Ahmad Ishomuddin.
Menurut Koordinator Relawan Nusantara, M Taufik Damas, ‎kegiatan ini bagian dari tanggung jawab moral kaum santri dan kaum nahdhiyyin untuk berperan serta dalam mengenang para santri yang sudah berjuang demi kemerdekaan bangsa ini, sekaligus sekarang ini karena momentum politik pilkada serentak.
"Termasuk di DKI kita mendeklarasikan suatu gerakan politik yang meneduhkan, yang mencerahkan, yang memberikan harapan. Makanya kami deklarasikan pilkada damai dalam acara nanti," kata Taufik, Jumat dinihari (21/10).
Menurut Taufik, Deklarasi Pilgub Damai ini merupakan komitmen untuk menjaga suasana yang kondusif dan membangun demokrasi agar lebih berkualitas. Karena itu, melalui deklarasi ini sekaligus juga sebagai ajakan agar semua pihak tidak saling memojokkan antara pendukung pasangan calon tertentu dengan pasangan calon lainnya.
"Mari hadapi momentum demokrasi ini dengan cerdas, kita menilai secara rasional terhadap calon yang dan dengan sikap siapapun yang menang nanti adalah yang dipercaya rakyat memimpin DKI Jakarta," ujarnya.
[rus]
BERITA TERKAIT: