Ahli Epidemiologi UI: Kurva Pandemi Di Indonesia Seperti Lagu 'Naik-naik Ke Puncak Gunung'

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/ahmad-alfian-1'>AHMAD ALFIAN</a>
LAPORAN: AHMAD ALFIAN
  • Selasa, 29 Desember 2020, 11:22 WIB
Ahli Epidemiologi UI: Kurva Pandemi Di Indonesia Seperti Lagu 'Naik-naik Ke Puncak Gunung'
Ahli Epidemiologi dan Biostatistik Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia, Pandu Riono/Net
rmol news logo Jumlah kasus positif virus corona baru alias Covid-19 di Indonesia belum menunjukan tanda-tanda penurunan, meski sudah berlangsung 9 bulan. Jumlah kasus positif justru terus meroket tiap harinya.

"Kurva pandemi di Indonesia seperti lagu, 'naik-naik ke puncak gunung. Tinggi-tinggi sekali'," ujar ahli Epidemiologi dan Biostatistik Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Indonesia, Pandu Riono, seperti dikutip Kantor Berita RMOLJakarta melalui akun Twitter pribadinya, Selasa (29/12).

Menurut Pandu, Pemerintah Indonesia masih belum memiliki perencanaan yang jelas dalam menangani pandemi.

Pemerintah juga dinilai tidak memiliki usaha yang sistematik dalam mengatasi pandemi Covid-19. Terutama terkait penguatan sistem surveilans yaitu Tes, Lacak, dan Isolasi.

Akibatnya, hingga hari ini Indonesia masih mengalami gelombang pertama Covid-19 dan belum mencapai puncak.

"Jadi jangan bilang gelombang kedua, gelombang pertama saja belum tuntas," tandasnya. rmol news logo article

Konten iklan di bawah berasal dari platform DISQUS, tidak terkait dengan pembuatan konten ini

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA