Prabowo Enggan Bicara Banyak soal Kasus Dadan agar Tak Ganggu Proses Hukum

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/hani-fatunnisa-1'>HANI FATUNNISA</a>
LAPORAN: HANI FATUNNISA
  • Rabu, 03 Juni 2026, 21:21 WIB
Prabowo Enggan Bicara Banyak soal Kasus Dadan agar Tak Ganggu Proses Hukum
Presiden Prabowo Subianto (Foto: Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden)
rmol news logo Presiden Prabowo Subianto memilih berhati-hati dalam menanggapi kasus hukum yang menjerat mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana beserta dua wakilnya Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung.

Dia menegaskan tidak ingin pernyataannya justru menimbulkan persepsi intervensi terhadap proses hukum yang sedang berjalan.

"Saya tidak mau banyak komentar karena mereka-mereka ini menghadapi masalah penyelidikan hukum, karena itu saya tidak boleh banyak komentar nanti seolah saya mempengaruhi. Tapi yang jelas, mengganti mereka itu tidak ringan bagi saya," ujar Prabowo saat menghadiri Rapat Konsolidasi Nasional MBG di Bogor, Jawa Barat, Rabu, 3 Juni 2026.

Kendati demikian, Prabowo mengakui keputusan untuk melakukan pergantian terhadap pejabat yang sebelumnya ia percayai bukanlah langkah yang mudah. 

Ada pertimbangan moral dan tanggung jawab yang besar dalam setiap keputusan yang diambil.

"Tidak bisa saya tutupi bahwa saya dalam keadaan sedih, karena saya terpaksa mengganti orang-orang yang saya sebenarnya saya sayangi, orang yang saya percaya, orang yang saya berikan tugas untuk negara yang sangat berat," ujar Prabowo.

Pada Rabu sore, Kejaksaan Agung menetapkan Dadan Hindayana bersama dua wakilnya, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung, sebagai tersangka dalam dugaan kasus korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) periode 2025–2026.rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA