Hal itu disampaikan Setyo saat ditanya soal kegiatan OTT KPK di wilayah Bogor dan Jakarta pada hari ini, Senin, 14 September 2026.
"Benar, Kantah dan beberapa pihak lain," kata Setyo kepada
RMOL, Senin malam, 14 September 2026.
Namun demikian, Setyo belum merinci siapa saja pihak-pihak yang turut terjaring dalam kegiatan OTT tersebut.
Berdasarkan informasi yang diperoleh redaksi, sejumlah pejabat Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Pusat dan wilayah Jabodetabek juga dikabarkan turut terjaring OTT.
Selain Kantah atau BPN Kabupaten Bogor, satuan tugas (Satgas) OTT KPK juga menyasar ke sejumlah BPN di wilayah Jabodetabek, salah satunya BPN Kota Tangerang Selatan (Tangsel).
Tak hanya itu, sejumlah pejabat di Kementerian ATR/BPN juga sudah diangkut KPK, salah satunya Direktur Jenderal (Dirjen) Pengendalian dan Penertiban Tanah dan Ruang (PPTR), Lampri.
Tersiar kabar juga ada politikus yang juga pimpinan organisasi berinisial FAR juga ikut terjaring kegiatan penyelidikan tertutup KPK ini. FAR saat ini disebut sudah berada di Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada Kav 4, Setiabudi, Jakarta Selatan.
Dalam kegiatan OTT ini, KPK dikabarkan turut mengamankan barang bukti uang miliaran Rupiah.
BERITA TERKAIT: