Dimensy.id Mobile
Dimensy.id
Apollo Solar Panel

Kerry Adrianto Riza, Anak Raja Minyak yang Jadi Tersangka Korupsi

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/widodo-bogiarto-1'>WIDODO BOGIARTO</a>
LAPORAN: WIDODO BOGIARTO
  • Rabu, 26 Februari 2025, 02:07 WIB
Kerry Adrianto Riza, Anak Raja Minyak yang Jadi Tersangka Korupsi
Tersangka tindak pidana korupsi dalam tata kelola minyak mentah Muhammad Kerry Adrianto Riza/Ist
rmol news logo Nama Muhammad Kerry Adrianto Riza (MKAR) langsung melejit usai ditetapkan menjadi tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi dalam tata kelola minyak mentah yang merugikan negara sebesar Rp193,7 triliun pada Senin malam, 24 Februari 2025.

Muhammad Kerry Adrianto Riza yang memiliki nama panggilan Kerry Riza, saat ini menjabat sebagai beneficial owner PT Navigator Khatulistiwa.

Kerry Riza adalah putra dari pasangan dari "raja minyak" Muhammad Riza Chalid dan Roestriana Adrianti yang lahir di Jakarta pada 1986.

Kerry Riza diketahui memiliki sederet jabatan mentereng, antara lain Komisaris Utama GAP Capital, Presiden direktur PT Pelayaran Mahameru Kencana Abadi, Presiden direktur PT Navigator Khatulistiwa, Presiden Direktur Mandiri Arafura Limited (2014), dan Presiden direktur Kidzania Jakarta.

Tim Penyidik pada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung telah menetapkan tujuh orang tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi dalam tata kelola minyak mentah dan produk kilang, Sub Holding, serta Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) periode 2018 hingga 2023.

Direktur Penyidikan Jampidsus, Abdul Qohar mengatakan, Tim Penyidik telah memperoleh alat bukti yang cukup untuk menetapkan ketujuh tersangka berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap 96 saksi, dua ahli, serta penyitaan 969 dokumen dan 45 barang bukti elektronik.

"Berdasarkan bukti-bukti yang telah dikumpulkan, kami menemukan adanya indikasi kuat perbuatan melawan hukum yang menyebabkan kerugian negara dalam jumlah sangat besar. Oleh karena itu, kami menetapkan tujuh orang sebagai tersangka dalam kasus ini," ujar Abdul Qohar dalam konferensi pers di Kejaksaan Agung, Senin 24 Februari 2025.rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA