Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini diperiksa sekitar 4 jam di Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada Kav 4, Setiabudi, Jakarta Selatan.
"Ada undangan harus memberikan kesaksian terhadap beberapa hal, waktu di Pemkot Semarang. Kurang lebih begitu, iya (berkaitan status tersangka Mbak Ita)," kata Hendrar.
Hendrar juga mengaku didalami terkait kegiatannya saat menjabat sebagai Walikota Semarang periode 2016-2021 dan 2021-2022.
"Ya beberapa kegiatan di Semarang waktu saya jadi Walikota," terang Hendrar.
Namun demikian, belum ada keterangan resmi dari KPK terkait pemeriksaan politisi yang kini berstatus sebagai calon Wakil Gubernur Jateng pasangan Andika Perkasa ini.
BERITA TERKAIT: