Keberhasilan merambah mancanegara tersebut tak lepas dari peran Pelatihan Ekspor BRI Peduli yang diikuti sang pendiri, Sukma Ayu Mayangsari, guna mematangkan kesiapan ekspor dan memperluas jejaring bisnis.
"Pelatihan Ekspor BRI Peduli menambah ilmu dan wawasan saya tentang dunia ekspor. Selain itu, saya juga mendapat kesempatan menambah jejaring dengan teman-teman dari berbagai daerah di Indonesia," ujar Sukma dalam keterangan tertulisnya, Selasa, 18 Agustus 2026.
Mengusung konsep
sociopreneur, usaha yang dipimpin Sukma tak sekadar berburu keuntungan. Ia turut memberdayakan para pengrajin lokal, khususnya kaum perempuan, serta menyisihkan 2,5 persen dari setiap hasil penjualan untuk membantu masyarakat kurang mampu di Papua.
Ia pun mengapresiasi konsistensi BRI dalam mendampingi pelaku usaha daerah agar mampu bersaing di level global.
"BRI bukan hanya hadir sebagai lembaga keuangan, tetapi juga menjadi mitra
sociopreneur di Indonesia. Terima kasih BRI sudah memberikan dukungan nyata dan berdampak bagi UMKM lokal," tambahnya.
Secara terpisah, Corporate Secretary BRI Dhanny menegaskan bahwa BRI melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) BRI Peduli terus berkomitmen mendorong UMKM naik kelas.
Lewat Pelatihan Ekspor, para pelaku UMKM dibekali pemahaman komprehensif mulai dari strategi ekspor, regulasi perdagangan internasional, penyusunan dokumen, riset pasar global, hingga pengemasan dan
branding produk.
"Kisah Sukma Ayu Mayangsari dengan usaha PT MJEthnic Craft Indonesia menjadi salah satu contoh bahwa ketika semangat pelaku UMKM bertemu dengan akses pembelajaran yang tepat, peluang untuk tumbuh dan menjangkau pasar internasional semakin terbuka," tegas Dhanny.
BERITA TERKAIT: