Saking kerasnya pesan yang dikirim melalui whatsapp (WA) itu, ditulis dengan huruf kapital semua.
Kapolda Jateng Irjen Pol Condro Kirono mengaku dirinya salah satu pihak yang mendapat pesan keras tersebut.
Menurut Condro, pesan tersebut dikeluarkan setelah Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengungkapkan ada oknum BIN, TNI dan Polri yang tidak netral di Pilkada 2018.
"Kemarin Pak Kapolri juga masih me-WA (Whatsapp) kita dengan huruf balok yang besar, itu mengingatkan kepada Kapolda agar menekankan ke seluruh jajaranya. Kita pakai HT setiap laporan di daerah mesti diudarakan juga untuk netral," jelasnya seperti dikutip dari
Kantor Berita RMOLJateng, Senin (25/6).
Selain peringatan keras Condro menjelaskan Mabes Polri juga mengeluarkan buku saku tentang aturan-aturan dalam pengamanan Pilkada serentak berlangsung. Setidaknya kata Condro ada 12 poin yang harus ditaati anggota anggotanya saat melakukan pengamanan.
"Kalau ada yang ingin melapor anggota TNI-Polri yang tidak netral, sudah kita siapkan. Silahkan melaporkan kepada Propam. Mau melaporkan langsung ada, melaporkan media sosial, kita juga punya hotline yang langsung bernama e-komplain itu juga masuk langsung ke Bidpropam," demikian Condro. [nes]
BERITA TERKAIT: