Anas: SMS ke Atthiyah Isinya Doa dan Harapan

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/'></a>
LAPORAN:
  • Kamis, 18 September 2014, 19:52 WIB
Anas: SMS ke Atthiyah Isinya Doa dan Harapan
rmol news logo Anas Urbaningrum angkat bicara soal tuduhan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menyebutkan sejak tahun 2005 dia berniat untuk maju dalam pemilihan presiden 2014 kemarin.

Anas menjelaskan, beberapa pesan singkat di handphone milik istrinya, Atthiyah Laila, yang dijadikan dasar bagi Jaksa KPK, bukanlah bentuk dukungan.

"Kalau sedikit cermat dan jernih dalam membaca pesan SMS tersebut adalah jelas isinya doa dan harapan dari para pengirim pesan bukan doa harapan dan permintaan dukungan dari istri saya apalagi dari terdakwa," terang dia.

Lagi pula, tegas Anas, siapapun bisa dengan mudah memahami bahwa penerima pesan singkat tidak bisa menolak pesan yang masuk. Termasuk, soal isi pesan singkat itu.

"Materi pesan, apakah doa, harapan, permintaan atau bahkan kritik cacian adalah urusan dan terserah pengirim pesan. Akan berbeda kalau materi pesan dikirim dari dan oleh saya atau oleh terdakwa," terangnya.

Karenanya, Anas menerangkan jaksa berusaha membangun persepsi dengan cara meyakini alat bukti tersebut sebagai suatu kebenaran.

"Justru dengan fakta-fakta ini jaksa penuntut umum berusaha membangun persepsi seolah-olah itu adalah alat bukti layak diyakini sebagai kebenaran," tandasnya. [zul]
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google

FOLLOW US

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA