
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memeriksa mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Adhyaksa Dault, Rabu (7/5). Dia diperiksa terkait penyidikan kasus dugaan korupsi proyek pembangunan Pusat Pendidikan Pelatihan dan Sekolah Olahraga Nasional (P3SON) Hambalang, Bogor, Jawa Barat.
Adhyaksa tiba di kantor KPK sekitar pukul 09.55 WIB tadi. Dia diperiksa sebagai saksi untuk tersangka, Direktur Utama PT Dutasari Citalaras, Machfud Suroso. Adhyaksa juga tampak membawa sebuah amplop warna coklat.
Dia mengaku tidak kenal dengan Machfud. Ia juga tidak tahu menahu soal proyek Hambalang yang dilakukan saat kepemimpinan penerusnya, Menpora Andi Mallarangeng.
"Pengadaan itu kan bukan zaman saya. Mungkin prosedurnya gitu kali ya," katanya sebelum masuk lobi utama kantor KPK Jakarta.
Mantan Ketua Ikatan Penasehat Hukum Indonesia (IPHI) ini pun berharap pemeriksaannya kali ini adalah yang terakhir. Ia mengaku jenuh karena berkali-kali dimintai keterangan oleh penyidik KPK terkait kasus Hambalang. Sebelumnya, ia pernah diperiksa sebagai saksi untuk tersangka kasus Hambalang lainnya seperti Dedi Kusdinar dan Andi Mallarangeng.
"Setiap ada tersangka baru, jadi saksi lagi. Sudahlah biar cepat aja deh. Mudah-mudahan yang terakhirlah. Pulang balik, pulang balik, ini capek," demikian Adhyaksa.
[wid]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: