"KPK harus segera memeriksa, menahan, dan menyita kekayaan semua anggota DPR yang disebut-sebut terlibat menerima dana Simulator SIM. Jangan sampai para tikus-tikus di DPR itu enak-enakan, kemudian gaya-gayaan mencalonkan diri lagi sebagai anggota legslatif di pemilu 2014. KPK harus bergerak cepat," ujar Ketua Presidium IPW, Neta S Pane, dalam keterangan yang diterima redaksi, Rabu (25/9).
Neta menyayangkan sudah hampir sebulan pengadilan Tipikor menjatuhkan vonis terhadap Irjen Djoko Susilo tapi ada tanda-tanda KPK akan memeriksa sejumlah tersangka lainnya. Padahal, dalam penanganan kasus ini maupun fakta-fakta di persidangan Tipikor sudah terungkap adanya 4 dus berisi uang senilai Rp 4 miliar yang diberikan kepada lima anggota Komisi III DPR.
"Melihat perkembangan kesaksian dan informasi-informasi baru yang muncul dan berkembang di persidangan kasus Simulator SIM, KPK diharapkan bekerja cepat agar orang-orang yang disebutkan terlibat menerima aliran tidak menghilangkan barang bukti," tegas Neta.
[dem]
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google
BERITA TERKAIT: