Menurut laporan perusahaan ruang angkasa milik miliarder Elon Musk, Space X pada Selasa (12/12), robot X-37B awalnya dijadwalkan meluncurkan di atas roket SpaceX Falcon Heavy dalam misi ketujuh menuju orbit pada Senin malam (11/12).
Kendati demikian, 25 menit sebelum jendela peluncuran akan dibuka di Pusat Antariksa Kennedy NASA di Cape Canaveral, Florida, penerbangan itu diputuskan untuk dibatalkan.
Melalui postingan di platform media sosial X, SpaceX mengungkap bahwa peluncuran pesawat militer AS di ruang angkasa dihentikan karena ada masalah yang harus diselesaikan di darat, sehingga misi penerbangan ditunda hingga 24 jam ke depan.
"Rencana peluncuran pesawat ruang angkasa robot X-37B rahasia milik militer AS tadi malam dalam misi ketujuh ke orbit, dan penerbangan pertamanya di atas roket SpaceX Falcon Heavy, ditunda setidaknya selama 24 jam," kata SpaceX, seperti dimuat
Reuters.
Space X menambahkan, awalnya pesawat akan meluncur pada Minggu (10/12), tetapi tidak jadi dilakukan karena cuaca di lokasi peluncuran tidak mendukung.
Berukuran kira-kira sebesar bus kecil dan menyerupai miniatur pesawat ulang-alik, pesawat robot X-37B milik militer AS dibangun untuk mengerahkan berbagai muatan dan melakukan eksperimen teknologi dalam penerbangan orbit jangka panjang.
X-37B telah melakukan enam misi sebelumnya sejak 2010, penerbangan terakhirnya berlangsung lebih dari dua tahun sebelum kendaraan tersebut mendarat kembali pada November 2022.
BERITA TERKAIT: