Berdasarkan laporan yang dikutip dari
The Print, pada Rabu (17/5), dalam latihan bilateral tahun ini India membawa kapal perang INS Kavaratti buatan dalam negeri, serta pesawat Dornier Maritime Patrol Angkatan Laut India dan helikopter Chetak ke Pelabuhan Batu Ampar di Batam, Indonesia.
Sementara Angkatan Laut Indonesia menggunakan kapal KRI Sultan Iskandar Muda, pesawat CN 235 Maritime Patrol dan helikopter AS565 Panther.
Samudra Shakti tahun ini disebut akan menampilkan interoperabilitas tingkat tinggi antara kedua angkatan laut dan komitmen bersama kedua negara dalam mengupayakan perdamaian dan stabilitas di kawasan.
“Latihan Samudra Shakti bertujuan untuk meningkatkan interoperabilitas, kebersamaan, dan kerja sama timbal balik antara kedua angkatan laut,” kata Komando Angkatan Laut Timur dalam siaran pers.
Selama latihan bilateral di pelabuhan, mereka akan melakukan kunjungan lintas dek, Interaksi profesional, pertukaran pakar materi pelajaran, dan perlengkapan olahraga.
Sementara selama latihan di atas laut kedua angkatan laut itu akan melakukan latihan penembakan senjata, operasi helikopter, perang anti-kapal selam dan latihan pertahanan udara serta operasi boarding, yang digunakan untuk menghindari dan melumpuhkan lawan pada saat melakukan operasi di perairan.
BERITA TERKAIT: