NATO Akan Bertransformasi, Tempatkan Militer Permanen di Perbatasan Demi Cegah Agresi Rusia

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/sarah-meiliana-gunawan-1'>SARAH MEILIANA GUNAWAN</a>
LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN
  • Minggu, 10 April 2022, 08:49 WIB
NATO Akan Bertransformasi, Tempatkan Militer Permanen di Perbatasan Demi Cegah Agresi Rusia
Sekretaris Jenderal NATO, Jens Stoltenberg/Net
rmol news logo Invasi Rusia ke Ukraina membuat NATO mempertimbangkan rencana untuk menempatkan militer secara permanen di perbatasan.

Sekretaris Jenderal Pakta Pertahanan Atlantik Utara, Jens Stoltenbeg mengatakan, tindakan Presiden Rusia Vladimir Putin untuk menginvasi Ukraina telah memberikan konsekuensi jangka panjang.

Salah satu konsekuensi tersebut, ia katakan, NATO akan membuat transformasi yang "sangat mendasar".

"Apa yang kami lihat sekarang adalah kenyataan baru, normal baru bagi keamanan Eropa. Oleh karena itu, kami sekarang telah meminta komandan militer untuk memberikan opsi apa yang kami sebut 'pengaturan ulang', adaptasi jangka panjang NATO," ujar Stoltenberg dalam wawancaranya dengan The Telegraph, Minggu (10/4).

Stoltenberg mengatakan keputusan terkait pengaturan ulang akan dibuat selama pertemuan puncak NATO di Madrid, Spanyol pada Juni mendatang.

Invasi Rusia ke Ukraina telah memicu krisis pengungsi terbesar di Eropa sejak Perang Dunia 2 dan membuat negara-negara Barat memikirkan kembali kebijakan pertahanan mereka. rmol news logo article
Konten iklan di bawah berasal dari platform DISQUS, tidak terkait dengan pembuatan konten ini

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA