Dalam pernyataan resmi, Ajudan Kremlin Yuri Ushakov menyebut percakapan itu berlangsung secara profesional dengan fokus utama pada perang Iran serta situasi terbaru di Ukraina.
Dalam pembicaraan tersebut, Putin menyampaikan dukungannya terhadap keputusan Trump memperpanjang gencatan senjata dengan Iran.
"Vladimir Putin menganggap keputusan Donald Trump untuk memperpanjang gencatan senjata dengan Iran sebagai keputusan yang tepat, karena hal ini akan memberi kesempatan pada negosiasi dan, secara keseluruhan, membantu menstabilkan situasi," ungkap Ushakov, seperti dikutip dari
AFP.
Namun Putin juga memperingatkan dampak serius jika Amerika Serikat dan Israel kembali melakukan aksi militer terhadap Teheran.
Rusia, lanjut Ushakov, tetap berkomitmen penuh untuk mendukung jalur diplomasi dalam meredam perang di Timur Tengah.
Sementara itu, Trump menyebut percakapan teleponnya dengan Putin berjalan dengan baik, meski ia menegaskan pembahasan lebih banyak menyinggung perang Ukraina dibanding Iran.
Trump mengatakan Putin ingin membantu mengakhiri perang AS-Israel dengan Iran, namun ia justru meminta pemimpin Rusia itu terlebih dahulu menghentikan invasi ke Ukraina.
Terkait isu Ukraina, Putin disebut menyampaikan kesiapan melalukan gencatan senjata selama perayaan Victory Day pada 9 Mei, saat Rusia mengenang kemenangan Uni Soviet atas Nazi Jerman dalam Perang Dunia II.
BERITA TERKAIT: