Trump dan Putin Teleponan 90 Menit Bahas Perang Iran hingga Ukraina

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/hani-fatunnisa-1'>HANI FATUNNISA</a>
LAPORAN: HANI FATUNNISA
  • Kamis, 30 April 2026, 16:20 WIB
Trump dan Putin Teleponan 90 Menit Bahas Perang Iran hingga Ukraina
Presiden AS Donald Trump dan Presiden Rusia Vladimir Putin (Foto: AP)
rmol news logo Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump melakukan pembicaraan telepon selama lebih dari 90 menit pada Rabu waktu setempat, 29 April 2026.

Dalam pernyataan resmi, Ajudan Kremlin Yuri Ushakov menyebut percakapan itu berlangsung secara profesional dengan fokus utama pada perang Iran serta situasi terbaru di Ukraina.

Dalam pembicaraan tersebut, Putin menyampaikan dukungannya terhadap keputusan Trump memperpanjang gencatan senjata dengan Iran. 

"Vladimir Putin menganggap keputusan Donald Trump untuk memperpanjang gencatan senjata dengan Iran sebagai keputusan yang tepat, karena hal ini akan memberi kesempatan pada negosiasi dan, secara keseluruhan, membantu menstabilkan situasi," ungkap Ushakov, seperti dikutip dari AFP.

Namun Putin juga memperingatkan dampak serius jika Amerika Serikat dan Israel kembali melakukan aksi militer terhadap Teheran. 

Rusia, lanjut Ushakov, tetap berkomitmen penuh untuk mendukung jalur diplomasi dalam meredam perang di Timur Tengah. 

Sementara itu, Trump menyebut percakapan teleponnya dengan Putin berjalan dengan baik, meski ia menegaskan pembahasan lebih banyak menyinggung perang Ukraina dibanding Iran. 

Trump mengatakan Putin ingin membantu mengakhiri perang AS-Israel dengan Iran, namun ia justru meminta pemimpin Rusia itu terlebih dahulu menghentikan invasi ke Ukraina.

Terkait isu Ukraina, Putin disebut menyampaikan kesiapan melalukan gencatan senjata selama perayaan Victory Day pada 9 Mei, saat Rusia mengenang kemenangan Uni Soviet atas Nazi Jerman dalam Perang Dunia II.rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA