Badan Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korea (KDCA) mengatakan dalam keterangannya pada Rabu (2/2), bahwa mereka mencatat 20.270 infeksi Covid-19 baru, termasuk 20.111 kasus lokal. Sehingga kasus total nasional menjadi 884.310.
Yonhap News melaporkan, jumlah kematian akibat Covid-19 mencapai 6.787, naik 15 dari Selasa.Tingkat kematian tercatat di angka 0,77 persen.
Jumlah pasien Covid-19 yang sakit kritis pada Rabu juga mengalami penambahan sebanyak enam kasus dari hari sebelumnya, menjadikanya 278 pasien.
Sejak minggu lalu, 80 kasus yang dikonfirmasi di Korea Selatan adalah Omicron. Hal itu sudah diperhitungkan mengingat datangnya liburan Tahun Baru Imlek yang berlangsung hingga Rabu telah meningkatkan pertemuan keluarga.
Otoritas kesehatan tidak menutup kemungkinan gelombang virus corona yang lebih besar pada akhir bulan ini, dengan kasus harian mencapai lebih dari 100.000, merujuk pada penyebaran cepat omicron.
“Jumlah orang yang terinfeksi yang dirawat di rumah mereka mungkin meningkat menjadi 100.000 dari 83.000 saat ini,†kata KDCA.
Dari kasus yang ditularkan secara lokal Rabu, Provinsi Gyeonggi yang mengelilingi Seoul melaporkan 6.018, diikuti oleh Seoul dengan 4.186 dan kota pelabuhan barat Incheon dengan 1.396.Kasus dari luar negeri naik 159 menjadi 25.516.
Pada Rabu, 27,25 juta orang, atau 53 persen dari 52 juta penduduk negara itu, telah menerima suntikan booster.Jumlah orang yang divaksinasi lengkap mencapai 43,99 juta orang, atau 86 persen.
“Untuk tahun 2022, pemerintah telah mengamankan 150 juta dosis lima jenis vaksin Covid-19 Pfizer, Moderna, AstraZeneca, Janssen, dan Novavax, dengan 3,08 juta dosis akan dikirimkan mulai 1 Januari hingga 3 Februari,†kata KDCA.
“Pada Kamis, 615.000 dosis vaksin Pfizer dijadwalkan tiba di Bandara Internasional Incheon,†katanya.
BERITA TERKAIT: