Sekretaris Negara Negara Kesatuan Rusia dan Belarusia Dmitry Mezentsev, mengatakan perlu bagi Brussels untuk mendengarkan Moskow dan Minsk agar tercapai dialog yang baik bagi semua pihak.
Mezentsev menekankan bahwa Sanksi yang dikenakan pada Rusia dan Belarusia didasarkan pada penilaian yang tidak adil.
"Mereka bertindak dengan mengabaikan kedaulatan kami dan tanpa menyertakan pendapat rakyat Belarusia dan Rusia.
Belarus akan memberikan tanggapan yang tepat terhadap sanksi," kata Mezentsev seperti dikutip dari
TASS.
Menurut Mezentsev, Barat meningkatkan sanksi karena Moskow dan Minsk tidak mau berhenti melindungi kepentingan nasional mereka.
"sekali lagi, secara global, sanksi tidak menguntungkan mereka yang inisiasi mereka," tegasnya.
Belarusia masih terus menghadapi tekanan dari Uni Eropa terkait imigran ilegal.
Serbuan migran di perbatasan Belarusia menjadikan negara itu bulan-bulanan kecaman barat dan UE.
Negara-negara Uni Eropa mengklaim bahwa Minsk sengaja meningkatkan krisis sebagai balas dendam atas sanksi yang diberikan UE.
Presiden Belarusia Alexander Lukashenko, pada gilirannya, menyalahkan situasi di negara-negara Barat yang tindakannya memaksa orang untuk meninggalkan tanah air mereka yang dilanda perang.
BERITA TERKAIT: