Ketahanan Energi Dukung Kemandirian Pangan Bangsa

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/adityo-nugroho-1'>ADITYO NUGROHO</a>
LAPORAN: ADITYO NUGROHO
  • Jumat, 01 Mei 2026, 01:13 WIB
Ketahanan Energi Dukung Kemandirian Pangan Bangsa
Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA). (Foto: duniaenergi.com)
rmol news logo Energi potensial dan kinetik dari aliran air dapat diubah menjadi listrik yang bersih, terbarukan, dan efisien melalui Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA).

Dengan potensi mencapai sekitar 76,09 GW dan kapasitas terpasang sekitar 19.385 MW, pengembangan PLTA dan Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) menjadi prioritas dalam mendukung target Net Zero Emission 2060 sekaligus memperkuat kemandirian energi, khususnya di wilayah terpencil.

Owner PT Berkat Cawan Group, Albert Junior mengatakan, pihaknya saat ini sedang merampungkan dua proyek yakni, PLTA Cibuni berkapasitas 99 MW di Sukabumi dan Cianjur dan PLTA Cimandiri kapasitas 75 MW di Sukabumi.

"Proyek ini diharapkan dapat memperkuat pasokan listrik nasional sekaligus menjadi bagian penting dalam akselerasi transisi energi bersih di Indonesia," kata Albert dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Kamis 30 April 2026.

Ia memastikan perizinan PLTA yang dibangun perusahaannya sudah selesai, dan saat ini masuk tahap konstruksi. 

Menurutnya, sebagai wilayah yang dikelilingi air, sangat tepat bila Indonesia mampu memanfaatkannya menjadi energi listrik. Seperti PLTA di Sukabumi menjadi penyuplai listrik di Jawa Barat. 

Lebih lanjut, Albert mengatakan, ketahanan energi erat kaitannya dengan ketahanan pangan. Sebab, pengelolaan sumber daya air berguna juga untuk irigasi dan penyediaan air bersih. 

"Ada tiga manfaat utama yang bisa kita peroleh, yakni energi listrik, dukungan untuk pertanian, dan pengelolaan air bersih. Bahkan kualitas airnya pun bisa lebih terjamin," jelas Albert.

Baginya, sistem pengelolaan air menjadi faktor kunci dalam mendukung produktivitas pertanian.

"Selama ini air baru dimanfaatkan sebatas untuk irigasi. Padahal jika dikelola secara terintegrasi dengan pembangkit listrik, manfaatnya akan jauh lebih besar bagi sektor pertanian dan penyediaan air bersih," pungkas Albert. rmol news logo article


Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA