Hal itu disampaikan pengacara Saakashvili, Dito Sadzaglishvili seraya mengatakan kepada Reuters bahwa mantan pemimpin itu akan dipindahkan dari rumah sakit penjara di ibu kota Tbilisi ke rumah sakit militer di kota Gori pada Jumat malam waktu setempat.
Pemindahan itu, yang diusulkan oleh Kementerian Kehakiman Georgia pada hari sebelumnya, tampaknya menandai terobosan dalam perselisihan panjang yang telah mendorong Amerika Serikat dan negara - negara lain untuk meningkatkan kekhawatiran akan kesehatannya.
Pria berusia 53 tahun itu ditangkap pada 1 Oktober setelah kembali dari pengasingan untuk menggalang oposisi pada malam pemilihan lokal.
Saakashvili menghadapi vonis enam tahun penjara setelah dinyatakan bersalah secara in absentia pada tahun 2018 karena menyalahgunakan jabatannya selama masa kepresidenannya 2004-2013, tuduhan yang dia tolak karena bermotif politik.
Dilaporkan Sputnik, pengacaranya yang lain, Nika Gvaramia, meminta para pendukung Saakashvili untuk meninggalkan sekitar rumah sakit penjara sehingga tidak ada yang mengganggu pemindahan tersebut.
Komisaris hak asasi manusia Georgia mengatakan pada Rabu (17/11) bahwa Saakashvili dianiaya oleh narapidana lain di rumah sakit penjara dan perlu dipindahkan ke perawatan intensif untuk menghindari risiko gagal jantung, pendarahan internal dan koma setelah lebih dari satu setengah bulan mogok makan.
Saakashvili mengambil alih kekuasaan melalui 'Revolusi Mawar' yang damai pada 2003 dan memimpin negara itu sebagai presiden dari 2004 hingga 2013, selama waktu itu ia menerapkan reformasi pro-Barat tetapi memimpin negara itu ke dalam perang yang menghancurkan dengan Rusia.
Kasusnya telah menarik ribuan pendukungnya ke jalan-jalan dalam beberapa pekan terakhir dan meningkatkan ketegangan politik di negara berpenduduk 3,7 juta orang itu.
Presiden Georgia mengatakan Saakashvili tidak akan diampuni.
Sementara Amerika Serikat pada Kamis (18/11) mendesak Georgia untuk memperlakukannya secara adil dan bermartabat dan mengatakan mengikuti situasinya dengan cermat.
BERITA TERKAIT: