Penurunan harga emas spot sebesar 1,4 persen ke posisi 4.528,17 Dolar AS per ons dipicu oleh sikap hawkish tiga pejabat The Fed yang mulai menjauhi sinyal pelonggaran kebijakan, memperkecil harapan pasar akan adanya pemangkasan bunga dalam waktu dekat.
Sementara itu, harga emas berjangka Amerika Serikat untuk kontrak pengiriman Juni ditutup melemah 1 persen ke posisi 4.561,50 Dolar AS per ons.
Tekanan terhadap logam mulia kian berat akibat lonjakan harga minyak global yang bertahan di atas 100 Dolar AS per barel akibat ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran.
Meskipun World Gold Council melaporkan adanya kenaikan permintaan emas global sebesar 2 persen pada kuartal pertama 2026 yang didorong oleh aksi borong bank sentral, sentimen pasar tetap negatif akibat dinamika geopolitik dan kekhawatiran inflasi.
Kondisi ini juga menyeret harga logam lain seperti perak dan platinum yang masing-masing anjlok lebih dari 2 persen.
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google
BERITA TERKAIT: