Netanyahu: Kembalinya AS Ke JCPOA Membuka Jalan Iran Kembangkan Senjata Nuklir

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/sarah-meiliana-gunawan-1'>SARAH MEILIANA GUNAWAN</a>
LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN
  • Rabu, 26 Mei 2021, 10:36 WIB
Netanyahu: Kembalinya AS Ke JCPOA Membuka Jalan Iran Kembangkan Senjata Nuklir
Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu/Net
rmol news logo Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu kembali mendesak Amerika Serikat (AS) untuk tidak kembali bergabung dalam kesepakatan nukrlir Iran 2015 atau Rencana Aksi Komprehensif Bersama (JCPOA).

Desakan yang sama juga disampaikan oleh Netanyahu kepada Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken yang melakukan kunjungan ke Timur Tengah pada Selasa (25/5).

"Saya dapat memberitahu Anda bahwa saya berharap AS tidak akan kembali ke JCPOA lama karena kami percaya bahwa kesepakatan itu membuka jalan bagi Iran untuk memiliki persenjataan nuklir dengan legitimasi internasional," ujar Netanyahu, seperti dikutip Sputnik.

Itu bukan pertama kali Netanyahu menuduh Iran membangun senjata nuklir. Pada 2019, ia mengklaim Iran menggunakan fasilitas di dekat Abadeh untuk melakukan uji coba senjata nuklir, tanpa memberikan bukti.

Kemudian baru-baru ini, pada Hari Peringatan Holocaust Internasional, Netanyahu memperingatkan dimulainya kembali JCPOA akan membuka jalan bagi Iran untuk menimbun amunisi nuklir.

Iran sendiri telah membantah menggunakan pasokan uranium untuk membuat senjata, dan fokus pada penggunaan damai.

Sementara itu, Blinken mengatakan AS akan terus berkonsultasi dengan Israel mengenai dimulainya kembali JCPOA.

"Kami akan terus memperkuat aspek kemitraan jangka panjang kami. Dan itu termasuk berkonsultasi erat dengan Israel, seperti yang kami lakukan hari ini tentang negosiasi yang sedang berlangsung di Wina," jelas Blinken. rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA