Kementerian Sosial, kata Gus Ipul akan melakukan asesmen terhadap keluarga korban untuk menentukan bentuk dukungan yang dibutuhkan.
"Nanti kita akan-assistment dan hasil assessment akan kita tindaklanjuti dengan dukungan-dukungan program," kata Gus Ipul saat ditemui di Kemenko Perekonomian, Jakarta pada Selasa 28 April 2026.
Sementara terkait santunan, Gus Ipul menyerahkan sepenuhnya mekanisme tersebut di bawah asuransi yang dikelola oleh PT Jasa Raharja.
“Secara umum itu asuransinya lewat Jasa Raharja,” kata Gus Ipul.
Meski demikian, ia menegaskan pemerintah tetap hadir memberikan perhatian dan dukungan kepada para korban, sesuai arahan Presiden.
“Saya kira pemerintah sebagaimana arahan presiden akan diberikan dukungan penuh bagi korban,” lanjutnya.
Gus Ipul juga menyampaikan duka cita atas insiden tersebut dan meminta semua pihak menunggu proses penanganan yang masih berjalan.
“Untuk itu kita tunggu, proses terus berjalan dan kita ikut prihatin, kita berduka,” pungkasnya.
Untuk diketahui kecelakaan antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL itu menewaskan 14 penumpang dan melukai puluhan lainnya pada Senin 27 April 2026 malam.
BERITA TERKAIT: