Prancis Pantau Gencatan Senjata Nagorno-Karabakh, Tegaskan Agar Kepentingan Armenia Dipertahankan

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/reni-erina-1'>RENI ERINA</a>
LAPORAN: RENI ERINA
  • Rabu, 11 November 2020, 06:36 WIB
Prancis Pantau Gencatan Senjata Nagorno-Karabakh, Tegaskan Agar Kepentingan Armenia Dipertahankan
Ilustrasi/Net
rmol news logo Presiden Armenia Armen Sarkissian mengadakan pertemuan dengan Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Prancis untuk Armenia Jonathan Lacôte, Selasa (10/11).

Duta besar menyinggung perkembangan terakhir konflik Nagorno-Karabakh, serta dokumen yang ditandatangani oleh tiga pimpinan negara mengenai genjatan senjata di wilayah konflik.

Sarkissian menekankan bahwa penyelesaian konflik Nagorno-Karabakh adalah masalah kepentingan pan-Armenia yang pada akhirnya dapat diselesaikan berdasarkan konsensus pan-nasional, seperti dikutip dari Armenia Press, Selasa (10/11).

Sebelumnya, kepresidenan Prancis mengatakan bahwa pihaknya sedang mempelajari parameter gencatan senjata di wilayah Nagorno-Karabakh. Istana Elysee mengatakan setiap kesepakatan abadi diperlukan untuk mempertimbangkan kepentingan Armenia.

Dalam sebuah pernyataan, Elysee juga mengatakan Turki harus mengakhiri provokasinya di kawasan itu dan menahan diri dari melakukan apa pun yang dapat membahayakan kesepakatan di masa depan.

Pada Selasa (10/11) Perdana Menteri Armenia Nikol Pashinyan, Presiden Azerbaijan Ilham Aliyev, dan Presiden Rusia Vladimir Putin menandatangani pernyataan tentang gencatan senjata penuh dan penghentian semua tindakan militer di zona konflik Nagorno-Karabakh sejak pukul 01:00 Waktu Yerevan. rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA