Jokowi bertemu dengan Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe, Presiden Korea Selatan Moon Jae-in, dan Perdana Menteri China Li Keqiang.
Di hadapan ke-12 pemimpin negara, Jokowi mengatakan, mekanisme APT yang bertahan lebih dari dua dekade ini telah tumbuh menjadi mekanisme yang solid.
"Terutama, dalam menghadapi berbagai tantangan, mulai dari penguatan cadangan devisa, ketahanan pangan, respons tanggap darurat bencana hingga deteksi awal krisis ekonomi," tulis Jokowi lewat akun Instagramnya, Senin (4/11).
Jokowi menambahkan, APT dapat dijadikan jangkar stabilitas keamanan dan kesejahteraan di tengah rivalitas geopolitik dan geoekonomi yang melanda dunia.
Bahkan di sektor ekonomi, lanjut Jokowi, saat ini kawasan tengah dihantui ancaman resesi yang diperparah dengan meningkatnya proteksionisme dan ketidakpastian penyelasian perang dagang.
"Untuk menyikapi dinamika tersebut, penting bagi kita memperkuat saling percaya (
strategic trust) dan soliditas. Jika soliditas APT rapuh, maka stabilitas keamanan, perdamaian, dan kemakmuran kawasan menjadi taruhan," tutupnya.
BERITA TERKAIT: