Australia Blokir Akses Ke Delapan Situs Web Karena Video Serangan Selandia Baru

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Senin, 09 September 2019, 08:59 WIB
Australia Blokir Akses Ke Delapan Situs Web Karena Video Serangan Selandia Baru
Bunga untuk korban serangan Chrischurch/Net
rmol news logo Australia memerintahkan penyedia layanan internet untuk memblokir akses ke delapan situs web yang masih menunjukkan rekaman serangan mematikan terhadap dua masjid di Selandia Baru awal tahun ini.

Serangan itu dilakukan oleh pria bersenjata yang menenteng senjata semi-otomatis. Mereka menyerang umat Muslim yang menghadiri sholat Jumat di Christchurch di Pulau Selatan Selandia Baru pada 15 Maret lalu.

Akibat serangan massal itu, 51 orang meninggal dunia. Sadisnya, penyerang menyiarkan penembakan secara langsung di Facebook, dan rekamannya dibagikan secara luas.

Sebagian besar situs web dengan cepat menghapus tautan ke video tersebut. Tetapi komisioner eSafety Australia Julie Inman Grant mengatakan, delapan situs lokal telah menentang permintaannya agar kontennya dihapus.

"Kami tidak dapat membiarkan materi keji ini digunakan untuk mempromosikan, menghasut, atau menginstruksikan tindakan teroris lebih lanjut," kata Grant dalam sebuah pernyataan, seperti dimuat Reuters.

Akhirnya, pemerintah Australia melakukan pemblokiran delapan situs web tersebut untuk menekan berbagi konten kekerasan secara online. rmol news logo article

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA