Eks PM Spanyol Dihujat usai Lontarkan Komentar Rasis soal Timnas Prancis

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/hani-fatunnisa-1'>HANI FATUNNISA</a>
LAPORAN: HANI FATUNNISA
  • Senin, 13 Juli 2026, 17:11 WIB
Eks PM Spanyol Dihujat usai Lontarkan Komentar Rasis soal Timnas Prancis
Mantan PM Spanyol Mariano Rajoy (Foto: X)
rmol news logo Mantan Perdana Menteri Spanyol periode 2011-2018, Mariano Rajoy, menuai gelombang kecaman dari pemerintah Spanyol hingga para pejabat Prancis setelah melontarkan komentar yang dinilai bernada rasis terhadap tim nasional sepak bola Prancis. 

Pernyataan itu muncul menjelang laga panas semifinal Piala Dunia yang mempertemukan Spanyol dan Prancis pada Rabu, 15 Juli 2026.

Dalam artikel opini yang diterbitkan media daring El Debate, Rajoy menyatakan bahwa tim nasional Prancis tidak memiliki pemain Prancis. 

Ucapan tersebut langsung memicu kontroversi lantaran dianggap mempertanyakan identitas kewarganegaraan para pemain Les Bleus yang sebagian besar merupakan keturunan imigran.

Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez menjadi salah satu tokoh pertama yang mengecam pernyataan Rajoy. Melalui akun X, ia menyebut komentar tersebut sebagai bentuk xenofobia. 

"Ada sebagian orang yang masih mengukur rasa memiliki berdasarkan nama keluarga, tempat lahir, atau warna kulit. Ada pula yang mengukurnya berdasarkan akar kita di suatu negara dan kemauan kita untuk berkontribusi padanya," tulis Sanchez, dikutip Senin, 13 Juli 2026.

"Spanyol adalah milik mereka yang mencintainya dan bekerja untuknya. Bukan milik mereka yang mempermalukannya dengan pernyataan-pernyataan xenofobia," tegasnya lagi. 

Kecaman juga datang dari Menteri Perhubungan Spanyol Oscar Puente yang menyebut Rajoy sebagai post-Franco idiot.

Sementara di Prancis, Menteri Dalam Negeri Laurent Nunez menilai komentar mantan pemimpin Spanyol itu Sama sekali tidak dapat diterima.

Ketua Partai Komunis Prancis Fabien Roussel bahkan menyamakan ucapan Rajoy dengan komentar kontroversial Senator Paraguay Celeste Amarilla terhadap Kylian Mbappe. 

"Mereka tidak bisa menahan diri untuk tidak melontarkan rasisme yang menjijikkan ini," kata Roussel. 

Senada, Menteri Wilayah Seberang Laut Prancis Naima Moutchou menilai komentar Rajoy mencerminkan kebencian sistematis dan meluas terhadap Prancis dan jati diri negara itu. 

Kedutaan Besar Prancis di Madrid turut meluruskan pernyataan tersebut dengan menegaskan bahwa semua pemain tim Prancis adalah warga negara Prancis. 

"Dari 26 pemain, 23 lahir di Prancis. Tiga pemain yang lahir di luar negeri juga warga negara Prancis," tegasnya.

Presiden Federasi Sepak Bola Prancis Philippe Diallo turut mengecam keras komentar Rajoy. Menurutnya, pernyataan mantan perdana menteri Spanyol itu mengandung nuansa rasisme yang berlebihan, sehingga dinilai tidak dapat diterima.rmol news logo article
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google

FOLLOW US

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

ARTIKEL LAINNYA