Pelemahan terjadi setelah lonjakan harga minyak memicu kekhawatiran inflasi dan memperkuat ekspektasi bahwa suku bunga Amerika Serikat akan tetap tinggi lebih lama.
Harga emas spot turun 3 persen menjadi 3.996,76 Dolar AS per ons, setelah sempat menyentuh level terendah sejak 1 Juli. Sementara itu, emas berjangka AS kontrak Agustus ditutup melemah 2,6 persen ke 4.005,70 Dolar AS per ons.
Logam lainnya juga anjlok. Harga perak spot turun 3,8 persen menjadi 57,55 Dolar AS per ons. Begitu juga dengan platinum yang turun 1,7 persen ke 1.599,47 Dolar AS per ons,
Sentimen pasar dipicu oleh meningkatnya ketegangan di Timur Tengah setelah Presiden AS Donald Trump mengumumkan kembali blokade laut terhadap Iran dan rencana pungutan 20 persen bagi kargo yang melintasi Selat Hormuz. Kebijakan tersebut mendorong harga minyak mentah berjangka melonjak sekitar 5 persen.
Berdasarkan CME FedWatch Tool, pelaku pasar kini memperkirakan peluang sekitar 75 persen bahwa Federal Reserve akan menaikkan suku bunga pada pertemuan September. Investor juga menantikan kesaksian Ketua The Fed Kevin Warsh di Kongres AS serta rilis data inflasi dan penjualan ritel Amerika Serikat yang diperkirakan akan memengaruhi arah kebijakan moneter.
Jadikan RMOL.ID sumber pilihan pencarian Google
BERITA TERKAIT: