Dikabarkan
Press TV, komisi pemilihan Georgia pada Kamis (29/11), mengumumkan hasil akhir perhitungan suara di mana mantan diplomat kelahiran Perancis itu meraih 59,52 persen suara dalam putaran kedua.
Dengan demikian, dia akan segera menjadi presiden wanita pertama Georgia.
Sementara itu pesaingnya, Grigol Vashadze, dari aliansi 11 partai oposisi yang dipimpin oleh mantan Presiden Gerakan Nasional Serikat (UNM) mantan Presiden Mikheil Saakashvili, memenangkan 40,48 persen.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: