"Lieberman dianggap gagal dalam menjaga keamanan rakyat Israel, karena serangan Gaza arogan tentara dengan senjata yang mematikan tentara Israel itu sendiri," ujar pengamat timur tengah, Yon Machmudi saat dihubungi
Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (15/11).
Yon melihat kesepakatan gencatan senjata Israel dan Hamas pasca konflik tiga hari hingga Selasa (13/11) lalu adalah bukti kegagalan Liberman.
"Tentara Israel terus berupaya menyentuh jalur Gaza namun tentara Palestina membalas dengan serangan yang lebih mematikan," tuturnya.
Yon melanjutkan, mundurnya Menhan Lieberman bisa menjadi pertanda kekalahan Zionis. Tentara Hamas juga semakin kuat melakukan serangan balik. Terbukti, hingga kini jalur Gaza tidak bisa dijamah oleh tentara Israel.
"Dan kesepakatan gencatan senjata adalah kesalahan dan tidak ada dukungan publik," pungkas Yon.
[wid]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: