Reptil-reptil itu tiba dengan penerbangan dari Malaysia. Namun kondisi penyimpanan mereka sangat tidak layak karena puluhan buaya itu ditempatkan dalam lima kotak yang sempit.
Masing-masing kotak hanya bisa menampung sekitar empat buaya, namun justru diisi 10 buaya.
Seorang juru bicara Perbatasan Angkatan mengatakan bahwa pengiriman buaya dengan cara tersebut sangat tidak pantas karena kondisi tersebut membahayakan para reptil tersebut.
Akibatnya, satu buaya mati dalam perjalanan.
Buaya-buaya itu rencananya akan dikirim ke pertanian di Cambridgeshire di mana mereka akan dipelihara. Namun kini buaya-buaya itu disita dan dirawat oleh para pejabat dari Konvensi Perdagangan Internasional Spesies Terancam Punah (CITES).
"Tidak dapat diterima untuk reptil diangkut dengan cara ini," kata kepala time CITES Border Force, Grant Miller.
"Kami akan menangkap apa pun yang bertentangan dengan peraturan CITES, jadi ini harus berfungsi sebagai peringatan bagi mereka yang berpikir tentang mengangkut satwa liar dalam kondisi seperti itu," sambungnya seperti dimuat
BBC.
[mel]
BERITA TERKAIT: