
Parlemen Israel telah memilih untuk sepakat mendukung pemberian kekuasaan pada Perdana Menteri Israel untuk menyatakan perang, hanya dengan persetujuan menteri pertahanan.
Pemungutan suara pekan ini, parlemen mengamandemen undang-undang yang sebelumnya mengharuskan seluruh kabinet untuk memberikan suara atas langkah tersebut dan mentransfer kewenangan itu kepada Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dan Avigdor Lieberman.
Mayoritas suara menyetujui langkah tersebut sehingga memungkinkan Netanyahu dan Lieberman menyatakan perang dalam "situasi ekstrim". Demikian seperti dimuat
Al Jazeera.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: