Namun Trump Jr mengatakan bahwa Veselnitskaya telah memberikan informasi tidak berarti soal Hillary.
Kabar tersebut pertama kali diungkap oleh media ternama AS, New York Times akhir pekan kemarin. Setelah meminta konfirmasi, baik Trump Jr maupun Veselnitskaya sama-sama mengkonfirmasi hal tersebut. Namun demikian, ditegaskan mereka bahwa kampanye kepresidenan AS tidak dibahas.
Informasi itu mengutip tiga penasihat Gedung Putih yang memberi penjelasan singkat mengenai pertemuan tersebut, dan dua orang lainnya memiliki pengetahuan untuk itu, sebagai sumbernya.
Juga pada pertemuan tersebut, juga ikut hadir menantu presiden Jared Kushner dan kepala kampanye Paul J Manafort.
Pertemuan dengan Veselnitskaya berlangsung pada tanggal 9 Juni 2016 di Menara Trump New York, hanya dua minggu setelah Donald Trump mendapatkan nominasi Partai Republik.
Dalam sebuah pernyataan pada hari Minggu, Trump Jr mengatakan bahwa seorang kenalan yang dia kenal dari kontes Miss Universe tahun 2013 telah memintanya untuk bertemu seorang individu yang diberi tahu memiliki informasi yang berguna untuk kampanye tersebut.
"Saya tidak diberi tahu namanya sebelum pertemuan. Saya meminta Jared (Kushner) dan Paul (Manafort) untuk hadir, namun tidak memberi tahu mereka apa-apa tentang substansi tersebut," jelasnya seperti dikabarkan ulang BBC.
"Setelah berbasa-basi, wanita tersebut menyatakan bahwa dia memiliki informasi bahwa individu yang terhubung dengan Rusia mendanai Komite Nasional Demokrat dan mendukung Nyonya Clinton," jelasnya.
"Pernyataannya tidak jelas, ambigu dan tidak masuk akal, tidak ada rincian atau informasi pendukung yang diberikan atau bahkan ditawarkan, dengan cepat menjadi jelas bahwa dia tidak memiliki informasi yang berarti," tambahnya.
Trump Jr mengatakan bahwa Ms Veselnitskaya kemudian memindahkan pembicaraan ke sebuah program yang ditangguhkan agar orang Amerika mengadopsi anak-anak Rusia.
"Menjadi jelas bagi saya bahwa ini adalah agenda sebenarnya selama ini dan bahwa klaim informasi yang berpotensi membantu adalah dalih untuk pertemuan tersebut," tegasnya.
[mel]
BERITA TERKAIT: