Perusahaan
tersebut dituduh melanggar standar perburuhan setelah Matsuri
Takahashi, karyawan yang berusia 24 tahun, bunuh diri pada tahun 2015.
Teman-teman
Takahashi mengatakan bahwa ia baru bekerja di perusahaan tersebut
kurang dari setahun. Sebelum bunuh diri, ia mengaku sangat sibuk di
kantor sehingga hanya bisa tidur selama 10 jam setiap minggu. Karena hal
itulah ia memilih mengakhiri hidupnya, atau dalam bahasa lokal dikenal
dengan istilah karoshi.
Takahashi dilaporkan telah bekerja 100 jam lembur sebulan untuk beberapa waktu sebelum kematiannya.
Dia
meninggal pada hari Natal 2015. Menurut laporan, sebuah catatan yang
tertinggal untuk ibunya termasuk di dalamnya: "Mengapa keadaan begitu
sulit?"
Surat kabar
Asahi Shimbun mengatakan bahwa perusahaan tersebut dikenai denda lembur ilegal.
Kasus melawan Dentsu menargetkan entitas perusahaan, dan bukan individual.
Dentsu sendiri dikabarkan
BBC telah membuat sejumlah reformasi setelah kasus bunuh diri Takahashi.
Kepala eksekutif agensi tersebut, Tadashi Ishii, mengajukan pengunduran dirinya pada Desember lalu karena kontroversi tersebut.
[mel]
BERITA TERKAIT: