Shaub akan meninggalkan kursi jabatan Direktur Kantor Etika Pemerintah (OGE) pada tanggal 19 Juli mendatang setelah ia berulang kali bentrok dengan Presiden Donald Trump.
"Dalam bekerja dengan pemerintahan saat ini, sudah jelas bagi saya bahwa kita memerlukan perbaikan pada program etika yang ada," jelasnya di akun Twitternya seperti dimuat
BBC (Jumat, 7/7).
Ia juga menggarisbawahi bahwa menurutnya, reformasi etika perlu dilakukan di semua tingkat pemerintahan.
Menanggapi hal tersebut, Gedung Putih mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa pihaknya menghargai pelayanannya serta keputusannya untuk mundur.
"Presiden akan mencalonkan penggantinya dalam waktu singkat," tambahnya.
Shaub ditunjuk untuk masa jabatan lima tahun pada 2013.
Shaub sempat beberapa kali terlibat perselisihan dengan Trump. Pertama adalah saat Trump berencana untuk memberikan kendali kerajaan bisnisnya kepada anak-anaknya Januari lalu. Pada saat itu, Shaub mengatakan bahwa proposal tersebut tidak akan menghilangkan konflik kepentingan, dan tidak sesuai dengan standar presiden AS selama 40 tahun terakhir.
Kemudian pada bulan Februari, Shaub mendesak Gedung Putih untuk menyelidiki pembantu presiden Kellyanne Conway setelah dia mendesak pemirsa Fox News untuk membeli barang Ivanka.
Pada saat itu Gedung Putih menyatakan bahwa Conway telah berbicara tanpa motif jahat dan seharusnya tidak didisiplinkan.
[mel]
BERITA TERKAIT: