Langkah itu diambil menyusul penolakan Doha terhadap 13 tuntutan yang diajukan oleh koalisi empat negara yakni Arab Saudi, Bahrain, Mesir dan Uni Emirat Arab. Mereka menilai bahwa penolakan tersebut merupakan ancaman bagi keamanan regional.
Tuntutan blok tersebut kepada Qatar termasuk mematikan saluran Al Jazeera dan mengurangi hubungan dengan Iran, serta menyerahkan individu yang diinginkan untuk terorisme dan menyelaraskan dirinya secara politis dan ekonomi ke Dewan Kerjasama Teluk (GCC).
Dalam sebuah pernyataan bersama, Arab Saudi cs memperingatkan boikot lebih lanjut atas penolakan Qatar untuk memenuhi tuntutan. NAmun demikian, belum dirilislamgkah lanjutan apa yang akan diambil oleh keempat negara Arab tersebut.
Menteri Luar Negeri Qatar Sheikh Mohammed bin Abdulrahman al-Thani menggambarkan pemotongan hubungan dengan negaranya sebagai sebuah bentuk pengepungan yang merupakan agresi dan penghinaan yang jelas.
"Jawaban atas ketidaksepakatan kami bukanlah blokade dan ultimatum, ini adalah dialog dan nalar," katanya awal pekan ini seperti dimuat
BBC.
[mel]
BERITA TERKAIT: