Ia pun menyampaikan doa Idul Fitri bagi warga Suriah.
Rekaman siaran televisi lokal seperti dimuat Reuters menunjukkan bahwa Assad berdiri untuk berdoa di sebuah masjid besar di Hama di belakang imamnya, dengan para ulama lainnya berdiri di samping dan kerumunan besar jamaah lainnya.
Kantor berita negara SANA mengutip pernyataan sang imam yang menyatakan bahwa kehadiran Assad di kota itu untuk merayakan Idul Fitri menunjukkan bahwa kemenangan dan kembalinya keamanan hanya tinggal beberapa langkah.
Perang saudara Suriah telah beralih ke bantuan Assad sejak tahun 2015, ketika Rusia mengirim jetnya untuk membantu tentaranya dan sekutu milisi Syiah yang didukung oleh Iran menolak pemberontak dan memenangkan lapangan baru.
Sejak perang dimulai pada tahun 2011, telah ada ratusan ribu orang tewas dan mendorong jutaan orang lagi mengungsi dari rumah mereka, memicu krisis pengungsi global dan ditarik ke dalam kekuatan regional dan dunia.
Konflik itu masih jauh dari selesai. Pemberontak memegang petak di negara tersebut, termasuk di sekitar provinsi Idlib dekat Hama, dan meluncurkan serangan baru di Quneitra di barat daya pada hari Sabtu.
Pemberontak juga memegang daerah Ghouta Timur dekat Damaskus, bagian gurun di tenggara dan sebuah kantong besar di selatan Hama di sekitar kota Rastan.
Assad belum melakukan kunjungan ke Hama, yang berjarak sekitar 185 km dari Damaskus, sejak perang dimulai. Tahun lalu dia menyampaikan salat Idul Fitri di Homs, sekitar 40km dari Damaskus.
[mel]
BERITA TERKAIT: