Presiden Meksiko Patahkan Tuduhan Spionase Wartawan

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Jumat, 23 Juni 2017, 16:04 WIB
Presiden Meksiko Patahkan Tuduhan Spionase Wartawan
Pena Nieto/Net
rmol news logo Presiden Meksiko Enrique Peña Nieto membantah keras tudingan bahwa pemerintahnya telah memata-matai wartawan dan aktivis terkemuka melalui ponsel mereka.

Berbicara di sebuah acara di negara bagian Jalisco, Peña Nieto mengatakan bahwa mereka yang mengeluarkan tuduhnya itu harus bisa menyediakan bukti lebih banyak.

"Pemerintah ini kategoris menolak segala jenis intervensi dalam kehidupan pribadi warga negara manapun," katanya seperti dimuat BBC.

"Tidak ada orang yang merasa dirugikan dapat menegaskan, atau menunjukkan bukti bahwa kehidupan mereka telah terpengaruh oleh intervensi yang seharusnya ini dan oleh dugaan spionase ini," sambungnya.

Dia mengatakan ada tidak ada yang lebih palsu dari pada menyarankan pemerintahnya berada di balik instalasi spyware.

Jaksa Meksiko telah membuka penyelidikan atas tuduhan tersebut.

Sebuah laporan di New York Times mengatakan bahwa pengacara, wartawan dan aktivis yang menyelidiki korupsi dan pelanggaran hak asasi manusia di Meksiko ditargetkan dengan spyware yang dapat menyusup ke smartphone dan memantau panggilan, teks dan komunikasi lainnya.

Perangkat lunak yang dikenal sebagai Pegasus dijual ke agen federal Meksiko oleh perusahaan Israel NSO Group dengan syarat hanya digunakan untuk menyelidiki penjahat dan teroris. [mel]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA