Kebakaran tersebut telah menyebabkan belasan orang tewas dan puluhan lainnya cedera. Kebakaran tersebut terjadi di menara Lancaster West Estate 24 lantai pada dini hari Rabu ketika sebagian besar penduduk masih berada di tempat tidur.
Komisaris pemadam kebakaran London Dany Cotton mengatakan masih ada jumlah yang belum diketahui dari orang-orang di reruntuhan bangunan yang membara. Jadi bisa jadi ada lebih banyak korban jiwa.
Seorang anggota parlemen Partai Buruh untuk Tottenham, David Lammy mengatakan pada hari Kamis (15/6) bahwa seorang teman dekat keluarganya, Khadija Saye, seorang seniman berusia 24 tahun, dan ibunya Maria hilang setelah kobaran api.
"Ini adalah wilayah terkaya di negara kita yang memperlakukan warganya dengan cara ini dan kita harus menyebutnya seperti apa adanya. Ini adalah pembunuhan terencana. Itulah apa adanya. Dan harus ada penangkapan yang dilakukan, terus terang saja. Ini adalah sebuah kemarahan," katanya seperti dimuat Press TV.
Sejauh ini masih ada 34 orang yang berada di rumah sakit dan 18 di antaranya dikatakan berada dalam kondisi kritis.
[mel]
BERITA TERKAIT: